KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Suasana malam di kawasan Taluk Kubur, Kelayan Ujung, Banjarmasin Selatan mendadak mencekam, Selasa 21 Oktober 2025 sekitar pukul 21. 30 Wita.

Sekelompok remaja secara tiba-tiba melakukan penyerangan terhadap warga setempat, bahkan di antara mereka membawa senjata tajam (sajam). Kejadian ini menimbulkan ketakutan dan kegaduhan di lingkungan yang sebelumnya tenang.

"Aksi penyerangan tersebut menimbulkan korban luka dari pihak warga. Tangan korban terluka terkena sabetan benda tajam," ungkap Sani, relawan Rescue Banjarmasin.

Salah satu korban diketahui mengalami luka di bagian tangan dan segera dilarikan dengan ambulans relawan ke Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan medis intensif. 

Merespons cepat laporan dari masyarakat, personel Polsek Banjarmasin Selatan segera diterjunkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kedatangan petugas kepolisian bertujuan untuk mengamankan lokasi, menenangkan situasi, serta memulai proses penyelidikan terhadap kasus penyerangan bersajam yang meresahkan ini.

Upaya cepat Polsek Banjarmasin Selatan membuahkan hasil. Dalam waktu singkat, aparat berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku penyerangan.

Kedua remaja yang diduga terlibat dalam aksi kriminal ini langsung dibawa ke Mapolsek Banjarmasin Selatan untuk pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut terkait peran mereka dalam insiden tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, motif di balik penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok remaja di Taluk Kubur masih menjadi misteri.

Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa para terduga pelaku yang telah diamankan untuk mengungkap apa yang melatarbelakangi aksi nekat dan brutal tersebut. (SABRIANOOR/R)