PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) menyalurkan bantuan beras pemerintah daerah sebanyak 2,59 ton kepada masyarakat di Kelurahan Kalawa, Kecamatan Kahayan Hilir, Rabu, 22 Oktober 2025.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pulpis Paridah Ernawati menyampaikan, total penerima bantuan beras pemerintah daerah di Kabupaten Pulang Pisau sebanyak 1.147 Kepala Keluarga (KK), yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Maliku, kahyan Hilir, Kahayan Kuala, dan Sebangau Kuala.

“Karena penyaluran beras pemerintah daerah ini diperuntukkan bagi daerah rawan pangan, kami berusaha semaksimal mungkin agar tidak ada lagi wilayah yang masuk kategori rawan pangan,” ujar Paridah.

Selain penyaluran beras, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan sosialisasi pemahaman mengenai daerah rawan pangan agar masyarakat memahami arti dan indikator wilayah rawan pangan.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi, serta BPBD Kabupaten Pulang Pisau.

Menurut Paridah, keterlibatan BPBD sangat penting karena indikator kerawanan pangan mencakup sembilan aspek, di antaranya akses jalan, tenaga kesehatan, pendidikan, dan ketersediaan sumber air bersih (PDAM). “Karena keterbatasan di lapangan, BPBD juga berperan dalam penanganan aspek-aspek tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Paridah menyampaikan bahwa ke depan arah pelaksanaan program akan menyesuaikan dengan penggabungan kelembagaan (merger) yang tengah berlangsung di pemerintah daerah.

“Seperti disampaikan Pak Wakil Bupati tadi, dengan adanya penggabungan kelembagaan, untuk rumah programnya ke depan masih menunggu arahan lebih lanjut,” pungkasnya. (RETHA/H)