BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat komitmen terhadap keterbukaan informasi publik yang inklusif dengan menyasar kelompok penyandang disabilitas.
Melalui Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik), pemerintah menggelar kegiatan Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik bagi Penyandang Disabilitas di Aula Kanderang Tingang.
Sebanyak 20 peserta penyandang disabilitas dari berbagai latar belakang mengikuti kegiatan tersebut untuk memahami hak dan akses terhadap layanan informasi publik.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfosantik, Erwindy, menyebut kegiatan ini merupakan langkah penting untuk membangun kesetaraan dalam akses informasi di Kalimantan Tengah.
Dia menekankan kegiatan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan layanan informasi publik yang inklusif.
"Dengan melibatkan teman-teman penyandang disabilitas, kami ingin memastikan bahwa hak atas informasi dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” kata Erwindy seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 22 Oktober 2025.
Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat peran penyandang disabilitas sebagai bagian dari masyarakat yang aktif dalam memperoleh serta menyebarkan informasi publik.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan di Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/H)









