PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan atau FKIJK Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi atas terbentuknya LINK Kalteng generasi ke-5.

Dalam sambutannya, Sekretaris FKIJK, Ahmad Guniardi menyebut LINK sebagai mitra penting dalam mengedukasi masyarakat secara berkelanjutan.

Menurut Guniardi, LINK berperan sebagai jembatan antara industri jasa keuangan dan masyarakat. Ia berharap anggota LINK dapat menjadi agen edukasi yang inovatif dan kreatif.

“Literasi keuangan yang mudah dipahami dinilai sebagai kunci dalam meningkatkan inklusi keuangan,“ kata Guniardi dalam rilis OJK Kalteng pada Rabu, 22 Oktober 2025.

FKIJK juga menilai bahwa LINK memiliki potensi besar dalam menjangkau generasi muda. Dengan pendekatan yang sesuai dengan gaya komunikasi anak muda, LINK dapat menyampaikan pesan keuangan secara lebih efektif. Hal ini penting untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.

Guniardi menekankan bahwa industri jasa keuangan mendukung penuh gerakan literasi yang dilakukan LINK. Ia menyebut bahwa kolaborasi antara industri dan komunitas edukasi akan memperkuat ekosistem keuangan yang inklusif. FKIJK siap menjadi mitra aktif dalam berbagai program LINK.

“LINK Kalteng generasi ke-5 kami harapkan mampu mengembangkan program edukasi yang berdampak nyata. FKIJK mendorong agar LINK tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga praktik keuangan yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Edukasi berbasis pengalaman dinilai lebih efektif,“ tuturnya.

Dengan dukungan FKIJK, LINK Kalteng kini memiliki fondasi kuat untuk menjalankan misinya. Sebagai jembatan edukasi, LINK diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan formal.(TESTI PRISCILLA/R)