PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Bennie Brian Tonni Embang, menyoroti persoalan pencemaran lingkungan hidup yang dinilainya mulai memberikan dampak serius terhadap masyarakat. 

Menurutnya pencemaran yang terjadi di beberapa wilayah kota tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga menimbulkan kerugian dari sisi ekologi, ekonomi, sosial, dan budaya.

“Pencemaran lingkungan hidup kini menjadi ancaman nyata bagi keberlanjutan Kota Palangka Raya. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh alam, tapi juga langsung menyentuh kehidupan masyarakat,” ujar Bennie, Kamis, 23 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, bentuk pencemaran yang sering terjadi antara lain pembuangan limbah rumah tangga ke sungai, pembakaran sampah terbuka, hingga aktivitas ekonomi yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan.

Menurut Bennie, semua itu memberikan dampak kumulatif terhadap kualitas udara, air, dan tanah di kota ini.

“Kerugian ekologinya jelas terlihat, seperti menurunnya kualitas air sungai dan berkurangnya keanekaragaman hayati. Secara ekonomi pun masyarakat dirugikan, karena lingkungan yang rusak berpengaruh pada produktivitas dan biaya hidup,” jelas Bennie.

Politisi Partai NasDem ini menambahkan bahwa dampak pencemaran juga terasa dalam aspek sosial dan budaya.

Ia menyebut masyarakat adat dan warga yang hidup di sekitar wilayah perairan menjadi pihak yang paling terdampak karena lingkungan adalah bagian dari identitas dan sumber penghidupan mereka.

“Bagi masyarakat lokal, sungai bukan hanya sumber air tetapi juga bagian dari budaya dan kehidupan sosial. Jika tercemar, maka yang hilang bukan sekadar sumber daya alam, tapi juga warisan budaya,” tegasnya.

Untuk itu Bennie mendorong pemerintah kota agar memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas yang berpotensi mencemari lingkungan.

Ia juga meminta agar edukasi publik tentang pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan ditingkatkan melalui kerja sama lintas sektor.

“Penanganan pencemaran tidak bisa parsial. Harus ada sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. DPRD siap memberikan dukungan kebijakan yang berpihak pada pelestarian lingkungan hidup,” tutup Bennie. (Marini/R)