PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam sesi penutupan Training of Trainers LINK Kalteng, Bursa Efek Indonesia atau BEI Kalimantan Tengah menyampaikan materi penting mengenai peran pasar modal dalam perekonomian nasional. Kepala BEI Kalteng, Stephanus Cahyo Adiraja, menjadi narasumber utama dalam sesi ini.

Cahyo menjelaskan bahwa pasar modal bukan hanya tempat jual beli saham, tetapi juga instrumen penting dalam pembangunan ekonomi.

”Partisipasi masyarakat dalam pasar modal menunjukkan peningkatan literasi dan inklusi keuangan,” kata Cahyo pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan pasar modal, jenis-jenis instrumen investasi, serta cara berinvestasi yang aman dan legal.

”Edukasi keuangan sangat perlu dilakukan agar masyarakat tidak terjebak dalam investasi bodong yang merugikan,” tuturnya.

BEI juga mendorong generasi muda untuk mulai mengenal pasar modal sejak dini. Melalui program edukasi yang menarik dan interaktif, BEI berharap dapat membangun investor yang cerdas dan bertanggung jawab di masa depan.

Cahyo menyebut bahwa LINK Kalteng memiliki potensi besar untuk menjadi mitra edukasi pasar modal. Dengan pendekatan kreatif dan digital, LINK dapat menyampaikan informasi pasar modal secara lebih mudah dipahami oleh masyarakat awam.

Kehadiran BEI dalam kegiatan ini memperkuat sinergi antara lembaga keuangan dan komunitas edukasi. Diharapkan, pemahaman masyarakat terhadap pasar modal akan meningkat, sehingga partisipasi investasi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/j)