BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan peningkatan ruas Jalan Kotabesi-Kandan-Camba tetap menjadi prioritas pembangunan tahun 2026, meski sebelumnya sempat tertunda akibat efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim Mentana Dhinar Tistama mengatakan proyek tersebut sebelumnya telah diajukan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025, namun tidak bisa direalisasikan karena adanya kebijakan penarikan dana oleh pemerintah pusat.
“Ruas jalan itu sudah pernah dianggarkan melalui DAK, tetapi karena adanya efisiensi, dana ditarik kembali oleh pusat. Namun karena ini menjadi prioritas untuk mendukung destinasi wisata Pulau Hanibung, kami tetap berupaya agar bisa terealisasi,” ujar Mentana, Kamis, 23 Oktober 2025.
Menurutnya, peningkatan jalan tersebut menjadi sangat penting karena merupakan akses utama menuju kawasan wisata Pulau Hanibung dan sekitarnya yang sedang dikembangkan oleh Pemkab Kotim.
Saat ini, rencana pembangunan tersebut masih dalam tahap pembahasan APBD 2026, dan teknis pelaksanaan akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Saat ini belum final karena masih tahap pembahasan anggaran. Jika postur keuangan memungkinkan, peningkatan jalan ini akan kami lakukan pengaspalan. Tetapi kita belum bisa bicara teknisnya karena masih pembahasan,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









