BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, menyampaikan bahwa penerapan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya di bidang kesehatan.
Menurutnya, sistem BLUD memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi rumah sakit dan puskesmas dalam mengelola keuangan secara mandiri, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan lebih efisien, responsif, dan profesional.
“Melalui BLUD, fasilitas kesehatan dapat mengatur anggarannya dengan lebih luwes, menyesuaikan kebutuhan operasional, serta mempercepat pengambilan keputusan tanpa harus terhambat oleh mekanisme birokrasi yang panjang,” kata Khemal, Kamis, 23 Oktober 2025.
Ia menilai, fleksibilitas yang dimiliki BLUD juga membuka peluang bagi peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan tenaga kesehatan, karena setiap unit layanan dapat melakukan inovasi dan pengembangan program berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
Lebih lanjut, Khemal menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan BLUD agar kepercayaan publik tetap terjaga. “Kemandirian dalam mengelola anggaran harus diimbangi dengan sistem pelaporan yang terbuka dan pengawasan yang ketat,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap Pemerintah Kota Palangka Raya terus memberikan pendampingan dan pelatihan bagi pengelola BLUD, terutama dalam aspek manajemen keuangan dan pelayanan publik.
“Tujuan akhirnya adalah agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” pungkasnya. (MARINI/Y)









