BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia bersinergi memperkuat pengawasan terhadap sektor pajak daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.
Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi melalui Perbaikan Tata Kelola Pemerintah Daerah yang digelar di Aula Eka Hapakat, menjadi forum bersama bagi Pemprov, KPK, dan BPKP membahas upaya pencegahan korupsi sektor pajak.
Plt. Sekda Kalteng melalui Asisten Administrasi Umum Sunarti menegaskan pentingnya digitalisasi, integrasi data, dan transparansi informasi sebagai tiga pilar utama untuk memperkuat sistem pemungutan pajak daerah.
“Digitalisasi dan transparansi informasi adalah kunci agar sistem pemungutan pajak daerah dapat lebih efisien dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka,” tegasnya Sunarti di Palangka Raya, Kamis, 23 Oktober 2025.
Ia menambahkan, penerapan sistem digital diharapkan dapat meminimalkan potensi kebocoran dan memperkuat integritas di seluruh lini pelayanan publik.
Melalui sinergi antara Pemprov dan KPK RI, pencegahan korupsi sektor pajak diharapkan berdampak langsung terhadap peningkatan PAD dan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. (HERMAWAN DP/R)
KPK dan Pemprov Kalteng Sinergi Awasi Pajak Daerah untuk Tingkatkan PAD
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hotspot Kalteng Turun 90 Persen ke 770 Titik
Operasi Udara Kalteng Berlanjut: Lima Sortie OMC Tabur 3,7 Ton Dry Ice, Water Bombing di Seruyan Hilir
Pemkab Apresiasi Bantuan Pemprov Kalteng Perkuat Akses Jalan Sepaku-Perigi
Karhutla Kalteng 2026 Tembus 7.007 Kejadian dan 20.247,99 Hektare, Hotspot Oktober Sudah 142.697 Titik
Hotspot Kalteng Turun Hampir Separuh ke 8.048 Titik, Kejadian Karhutla Harian 55 Luas 139,81 Hektare
Agustiar Apresiasi Kolaborasi Berbagai Pihak dalam Penanganan Karhutla Kalteng
Komentar (0)
Memuat komentar…







