PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Arif M. Norkim menekankan pentingnya jaminan sosial bagi para nelayan, sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko kerja dan ketidakpastian ekonomi yang sering dihadapi oleh masyarakat pesisir dan perairan.

Menurutnya nelayan merupakan kelompok masyarakat yang memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan dan perekonomian lokal, namun sering kali masih belum mendapatkan perlindungan yang memadai, baik dalam aspek kesehatan, keselamatan kerja, maupun kesejahteraan keluarga.

“Penting bagi pemerintah untuk memastikan para nelayan mendapatkan jaminan sosial, seperti asuransi kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, dan perlindungan jiwa. Ini bentuk kepedulian negara terhadap mereka yang bekerja di sektor berisiko tinggi,” ujar Arif, Jumat, 24 Oktober 2025.

Ia menjelaskan pekerjaan nelayan memiliki risiko besar akibat faktor cuaca ekstrem, peralatan kerja yang terbatas, serta ketidakpastian hasil tangkapan. Karena itu jaminan sosial menjadi pondasi utama dalam menjaga keberlanjutan ekonomi rumah tangga nelayan.

“Dengan adanya jaminan sosial, nelayan bisa bekerja lebih tenang karena ada perlindungan ketika mereka mengalami musibah di laut atau saat hasil tangkapan menurun,” tambahnya.

Arif mendorong Pemko Palangka Raya dapat bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan dalam memperluas cakupan kepesertaan bagi nelayan kecil dan tradisional.

Dia menilai bahwa program pemberdayaan nelayan harus dibarengi dengan pendataan akurat dan pembinaan berkelanjutan, sehingga setiap bantuan dan perlindungan sosial tepat sasaran.

“Perlindungan sosial bukan hanya soal santunan, tapi bagian dari strategi membangun kesejahteraan nelayan secara menyeluruh,” pungkas Arif. (Marini)