BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyatakan keyakinannya bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kota tersebut memiliki potensi besar untuk tumbuh lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing.
Hal ini disampaikannya seiring dengan upaya Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam mendukung pengembangan UMKM.
"Dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan kerja keras, kami yakin UMKM kita mampu tumbuh lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing," ujar Fairid Naparin, Jumat, 24 Oktober 2025.
Sebagai bentuk dukungan Pemko Palangka Raya baru-baru ini mengadakan Pelatihan Manajemen Ritel bagi UMKM. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pelaku UMKM dalam mengelola usaha ritel mereka secara efektif dan efisien.
Pelatihan ini mencakup berbagai aspek penting dalam manajemen ritel, seperti strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, pelayanan pelanggan, dan pemanfaatan teknologi.
Diharapkan dengan mengikuti pelatihan ini, para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka, serta memperluas jangkauan pasar.
Fairid Naparin menambahkan, Pemko Palangka Raya akan terus berupaya memberikan dukungan kepada UMKM melalui berbagai program dan kebijakan yang berpihak pada pengembangan sektor ini.
Ia juga mengajak seluruh pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
"Dengan dukungan dari pemerintah dan semangat dari para pelaku UMKM, diharapkan sektor UMKM di Palangka Raya dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah," pungkasnya. (PATHUR/j)









