PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI Provinsi Kalimantan Tengah berencana menggelar pelatihan ultrasonografi atau USG bagi para dokter hewan di wilayah Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada pertengahan November atau awal Desember 2025, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas profesional tenaga medis veteriner di daerah.

Ketua PDHI Kalteng, drh Eko Hari Yuwono, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan diagnostik para dokter hewan, khususnya dalam penggunaan teknologi USG yang semakin dibutuhkan dalam praktik klinis.

“Kami ingin memastikan bahwa dokter hewan di Kalteng memiliki keterampilan yang relevan dan mutakhir untuk menangani berbagai kasus secara lebih akurat,” ujarnya dalam pertemuan pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Pelatihan ini akan difokuskan pada teknik dasar dan lanjutan penggunaan USG, termasuk interpretasi hasil pencitraan untuk berbagai jenis hewan. Selain sesi teori, peserta juga akan mengikuti praktik langsung dengan instruktur berpengalaman, sehingga dapat mengaplikasikan ilmu secara nyata dalam pelayanan kesehatan hewan.

"PDHI Kalteng berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum peningkatan kualitas layanan veteriner di Kalimantan Tengah, baik untuk hewan peliharaan maupun hewan ternak. Dengan meningkatnya kompetensi dokter hewan, masyarakat diharapkan memperoleh manfaat dari diagnosis yang lebih cepat dan penanganan yang lebih tepat," tuturnya lagi.

Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan memperkuat jejaring antarpraktisi dokter hewan di Kalimantan Tengah, membuka ruang kolaborasi, dan mendorong pertukaran pengetahuan yang berkelanjutan. PDHI Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan profesionalisme dan teknologi dalam dunia kedokteran hewan.

Informasi lebih lanjut mengenai lokasi, narasumber, dan mekanisme pendaftaran akan diumumkan dalam waktu dekat melalui kanal resmi PDHI Kalteng. Para dokter hewan yang berminat diimbau untuk mempersiapkan diri dan mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari pengembangan kompetensi dan pelayanan kesehatan hewan yang lebih baik. (TESTI PRISCILLA/H)