BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya memantau kualitas air sungai sebagai upaya memastikan kondisi sungai tetap terjaga dan sesuai dengan baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan.
Pengambilan sampel air sungai dilakukan pada periode II di empat lokasi strategis, yaitu Pelabuhan Takaras, Jembatan Pager, Pelabuhan Tangkiling, dan Kelurahan Marang. Sampel-sampel ini akan menjadi bahan isian dalam perhitungan Indeks Kualitas Air (IKA) yang merupakan bagian dari Indeks Kinerja Lingkungan Hidup (IKLH).
Plt Kepala Laboratorium Lingkungan DLH Palangka Raya, Anastavia Oktavianti, menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan ini sangat penting untuk mengetahui kondisi terkini kualitas air sungai di wilayah Palangka Raya.
"Dengan pemantauan rutin, kita dapat mengidentifikasi potensi pencemaran dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan," ujarnya, Sabtu, 25 Oktober 2025.
Lebih lanjut, Anastavia menambahkan bahwa hasil dari pemantauan ini akan digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan terkait pengelolaan lingkungan hidup di Kota Palangka Raya.
"Data yang akurat dan terpercaya sangat penting untuk memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran dan efektif dalam menjaga kelestarian lingkungan," jelasnya.
DLH Kota Palangka Raya mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga kelestarian air sebagai sumber kehidupan. Partisipasi aktif dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
"Dengan upaya bersama, diharapkan kualitas air sungai di Palangka Raya tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kepentingan generasi sekarang dan mendatang," pungkasnya. (PATHUR/j)









