KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas -  Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Amin Kapuas merupakan salaj satu sekolah  yang berkomitmen dalam pendidikan Al-Qur'an. Sejak kelas 1 SD para siswa didorong untuk menekuni hafalan Al Qur'an.

Sekolah menggelar Tasmi’ Qur’an surah pilihan diikuti siswa kelas 1, 2, 3, dan 4, serta menjadi puncak evaluasi dari program hafalan yang telah berlangsung sejak Juli hingga Oktober.

"Tasmi’ adalah bagian integral dari proses belajar Al-Qur’an sekaligus bentuk evaluasi periodik dari program hafalan yang dijalankan sekolah. Kehadiran kegiatan ini menjadi penegasan atas fokus pendidikan karakter berbasis Qur'ani di SIT Al Amin Kapuas," ungkap Endik Susilo, Kepala SDIT Al Amin Kapuas, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Tasmi’ atau ujian hafalan Al-Qur'an ini secara khusus bertujuan untuk mengukur sejauh mana capaian siswa dalam menghafal surah-surah pilihan dari Juz 30. 

Selain sebagai alat ukur formal, agenda tahunan sekolah ini juga berfungsi sebagai sarana efektif untuk menumbuhkan semangat muraja’ah (mengulang hafalan) dan memperkuat kedekatan para siswa dengan Al-Qur’an sejak usia dini. Proses tasmi’ dilaksanakan dengan khidmat, di mana setiap siswa menyetorkan hafalannya kepada guru penguji.

"Semangat untuk terus belajar dan menghafal Al-Qur’an, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah," tambah Endik.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan tersebut, diharapkannya mampu memompa motivasi seluruh siswa. Dengan adanya tasmi’, siswa didorong untuk mencintai, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam setiap aspek kehidupan. Menjaga hafalan dan menjadikannya sebagai kebiasaan baik sejak usia sekolah dasar adalah target utama yang ingin dicapai melalui program tahfizh. (SABRIANOOR/j)