BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dua warga dari Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dilaporkan hilang dan belum kembali ke rumah masing-masing, memicu kekhawatiran dari pihak keluarga. Laporan kehilangan pertama adalah atas nama Jarni, warga Palingkau Lama, Kecamatan Kapuas Murung, dan laporan kedua atas nama Sumar Didin dari Simpang Bungai, Desa Anjir Palambang, Kecamatan Pulau Petak. Keluarga berharap masyarakat yang melihat keberadaan keduanya dapat segera memberikan informasi.
"Jarni dilaporkan belum pulang ke rumah dengan ciri-ciri terakhir terlihat mengenakan baju berwarna kuning dan memakai sarung. Ia terakhir kali terlihat berada di area sekitar Kantor Bupati Kapuas di Jalan Pemuda, Kota Kuala Kapuas," ucap Sudin, meneruskan informasi pihak keluarga
Pihak keluarga juga mencantumkan nomor kontak secara luas, bagi siapa saja yang menemukan atau melihat Jarni untuk segera menghubunginya agar dapat kembali berkumpul dengan keluarga.
Sementara itu, Sumar Didin dilaporkan sudah meninggalkan rumahnya selama dua hari terhitung sejak tanggal 23 Oktober. Ia berasal dari Simpang Bungai, Desa Anjir Palambang, dan informasi pencarian yang disebarkan mencantumkan ciri-ciri yang sesuai dengan yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Berdasarkan keterangan tambahan dari pihak keluarga, Sumar Didin terakhir terlihat membawa tas. Selain itu, pihak keluarga juga menginformasikan bahwa Sumar Didin memiliki kondisi khusus
"Ia mengalami sedikit gangguan dalam berkomunikasi," lanjut Sudin.
Kehilangan kedua warga ini dilaporkan oleh pihak keluarga secara terpisah dan disebarkan melalui pesan berantai. Laporan mengenai Jarni disebarkan pada tanggal 24 Oktober sekitar pukul 21.39 WIB, sedangkan laporan mengenai Sumar Didin disebarkan pada tanggal 23 Oktober. Keluarga Sumar Didin pun memohon bantuan masyarakat yang melihat keberadaannya untuk menghubungi nomor kontak yang tertera pada salinan informasi tersebut. (SABRIANOOR/y)









