BORNEONEWS, Banjarmasin - Warga dan wisatawan kini memiliki pilihan moda transportasi umum yang lebih nyaman dan ramah lingkungan untuk menjelajahi kota. Bus Trans Banjarmasin, yang merupakan bagian dari inisiatif Smart City dan Green City, hadir menawarkan solusi perjalanan bebas macet dan polusi.
Bus modern ini beroperasi setiap hari dari pagi hingga petang, siap melayani rute-rute strategis di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan.
"Layanan Bus Trans Banjarmasin beroperasi setiap hari, mulai dari pukul 06.00 hingga 18.00 WITA," ucap Farida, warga Banjarmasin yang kerap menikmati jasa transportasi ini, Sabtu, 25 Oktober 2025.
Dengan interval kedatangan yang teratur, yaitu setiap 30 menit sekali, penumpang tidak perlu menunggu lama. Keberadaan jadwal ini memberikan kepastian waktu tempuh, yang sangat membantu mobilitas harian warga, khususnya para pekerja dan pelajar.
Saat ini, Bus Trans Banjarmasin melayani rute penting yang menghubungkan berbagai titik vital di kota. Perjalanan dimulai dari Terminal Nol Kilometer (depan ULM), melintasi kawasan Kayu Tangi dan Ansari Saleh, hingga berakhir di Terminal KM 6. Rute memastikan jangkauan yang luas terhadap pusat-pusat pendidikan, kesehatan, dan perniagaan di Banjarmasin.
Aspek biaya menjadi daya tarik utama, dengan tarif yang sangat terjangkau. Untuk masyarakat umum, tarif yang dikenakan hanya Rp3.000, sementara pelajar mendapatkan potongan harga khusus menjadi Rp2.000. Bahkan, kelompok lanjut usia (lansia) dapat menikmati layanan ini secara gratis. Kemudahan pembayaran juga ditawarkan, karena penumpang dapat memilih membayar secara tunai atau menggunakan opsi non-tunai, termasuk e-money.
Tidak hanya hemat di kantong, Bus Trans Banjarmasin juga menjamin kenyamanan dan keamanan kelas atas. Setiap unit bus dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC) yang sejuk, sehingga perjalanan di tengah cuaca tropis terasa nyaman. Keamanan ditingkatkan dengan pemasangan CCTV dan GPS. Selain itu, fasilitas di dalamnya sangat inklusif, menyediakan kursi prioritas, layar digital informasi, dan desain yang ramah difabel.
Penggunaan Bus Trans Banjarmasin bukan sekadar berpindah tempat, tetapi juga menjadi dukungan nyata terhadap program pemerintah kota menuju terwujudnya Smart City dan Green City. Dengan beralih ke transportasi publik ini, masyarakat turut berkontribusi mengurangi volume kendaraan pribadi di jalanan, yang berimbas positif pada penurunan tingkat kemacetan dan emisi gas buang. (SABRIANOOR/H)









