BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Sumadi mendorong pemerintah daerah agar melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh wisma dan tempat penginapan.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan serapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi dapat berjalan maksimal.
Menurut Sumadi, sektor jasa penginapan memiliki potensi besar dalam menyumbang pendapatan daerah, terlebih dengan semakin meningkatnya aktivitas masyarakat dan kunjungan wisata ke Kota Palangka Raya.
“Jika pendataan dilakukan secara menyeluruh dan akurat, maka potensi PAD dari sektor ini bisa digali lebih optimal,” katanya, Sabtu, 26 Oktober 2025.
Ia menegaskan masih banyak tempat penginapan skala kecil, wisma, maupun rumah sewa yang belum terdaftar resmi di instansi terkait. Hal ini menyebabkan pemerintah kehilangan peluang pendapatan yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan daerah.
“Bukan hanya hotel berbintang, tapi wisma, homestay, dan rumah singgah juga perlu terdata dengan baik. Dengan begitu, pemerintah bisa memastikan setiap pelaku usaha berkontribusi melalui pajak daerah sesuai ketentuan,” ujarnya.
Sumadi menilai sinergi antara Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Pariwisata, serta perangkat kelurahan dan kecamatan sangat diperlukan untuk mewujudkan pendataan yang akurat.
Dengan data yang lengkap, pemerintah dapat memetakan potensi pajak, mengawasi izin usaha, serta mendorong penertiban administrasi.
Selain meningkatkan PAD, pendataan ini juga akan membantu menciptakan iklim usaha yang sehat dan adil bagi semua pelaku usaha penginapan.
“Jangan sampai ada yang tidak taat pajak tetapi tetap beroperasi, sementara yang patuh justru merasa terbebani. Pemerintah harus menjamin keadilan dalam hal ini,” tuturnya.
Ia berharap langkah pendataan tersebut dapat segera dilakukan sebagai bagian dari upaya optimalisasi pendapatan daerah menjelang tahun anggaran baru. Menurutnya, PAD yang kuat akan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan di Kota Palangka Raya.
“Jika PAD meningkat, maka program pembangunan dan pelayanan publik bisa berjalan lebih baik. Karena itu, pendataan wisma dan tempat penginapan bukan sekadar administrasi, tapi bagian penting dari strategi memperkuat ekonomi daerah,” pungkasnya. (MARINI/R)









