SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Moda transportasi air seperti klotok di Sungai Mentaya Sampit masih menjadi andalan masyarakat untuk melakukan aktifitas sehari-hari.

Dari pantaulan langsung di lokasi Sungai Mentaya Sampit, telihat kelotok masih menjadi transportasi sangat penting bagi sebagian besar warga yang berada di Kecamatan Seranau.

Nurhadi warga Kecamatan Seranau mengatakan, dirinya masih mengandalan transportasi kelotok Sungai Mentaya untuk melakukan atktifitas sehari-hari seperti bekerja dan mengangkut belanja kebutuhan rumah tangga.

"Iya, setiap hari saya pulang pergi pakai kelotok menyebrangi sungai mentaya, karena saya bekerja di Kota Sampit, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga," kata Nurhadi, Senin, 27 Oktober 2025.

Tidak hanya sebagai alat transportasi masyarakat, kelotok di Sungai Mentaya Sampit juga dijadikan salah satu tempat wisata yakni susur sungai.

Wisata susur sungai sudah tidak asing bagi masyarakat Kota Sampit. Wisata yang nawarkan keindahan Sungai Mentaya ini masih menjadi primadona wisatawan yang bekunjung ke bumi habaring hurung ini.

"Masih banyak, setiap hari ada saja masyarakat yang susur sungai, biasanya sore hari, karena cuaca tidak panas dan masyarakat menikmati sunset sore hari di atas kelotok," ucap Anto salah satu motoris kelotok.

Tranportasi air ini juga menjadi salah satu mata pencaharian bagi para motoris untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Dengan demikian mereka berharap Pemerintah Daerah dapat memperhatikan kesejahteraan mereka.

"Penghasilan sehari-hari dari motoris kelotok ini lumayan, bisa saja untuk memenuhi kebutuhan di rumah. Kami cuma minta perhatian di dari pemerintah salah satunya memberikan bantuan alat keselamatan bagi motoris kelotok yang tidak punya itu saja," tutup Anto. (BUDDI RAHMAT H/j)