BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sukses menggelar lomba senam SKJ dan senam kreasi pacu jalur. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan kreativitas di kalangan guru tingkat SMA/SMK/MA sederajat.
"Alhamdulillah, kegiatan hari ini merupakan acara lomba senam SKJ dan senam kreasi pacu jalur dan bisa kita laksanakan, ini berkat semua dukungan dari pemerintah daerah dari program prioritas DPR," kata Kepala Dispora Kotim, Wiyono, Senin, 27 Oktober 2025.
Itu ia sampaikan usai membuka kegiatan lomba yang dilaksanakan di Citimall Sampit, pada Senin sore.
Ia berharap lomba tersebut dapat meningkatkan kreativitas senam bagi guru dan murid di sekolah-sekolah.
"Jadi kalau ada senam tidak ada lagi minta untuk mendatangkan pelatih dalam acara-acara yang ada di sekolah-sekolah, karena gurunya sudah bisa menjadi instruktur senam terutama SKJ," imbuhnya.
Sementara itu, ketua panitia kegiatan lomba senam SKJ dan pacu jalur yang juga merupakan Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kotim, Arga Asmaradhana, menjelaskan tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan semangat kebugaran jasmani di kalangan guru, memupuk rasa kebersamaan, sportivitas, dan kekompakan antar tenaga pendidikan.
"Adapun kegiatan ini bertujuan meningkatkan semangat kebugaran jasmani di kalangan guru tingkat SMA/SMK/MA sederajat di Kabupaten Kotawaringin Timur, memupuk rasa kebersamaan, sportivitas, dan kekompakan antar tenaga pendidikan," jelasnya.
Lomba tersebut diikuti oleh 10 regu yang merupakan guru atau perwakilan sekolah tingkat SMA/SMK/MA sederajat di seluruh wilayah Kotim, khususnya sekolah di Kota Sampit.
Arga menambahkan bahwa pihaknya akan terus berupaya mendorong dan berinovasi untuk meningkatkan kebugaran di masyarakat melalui kegiatan serupa.
"Terkait kegiatan ini, kami sudah bersurat jauh-jauh. Kalau tidak salah ada sebanyak 15 sekolah tingkat SMA/SMK sederajat baik status negeri maupun swasta. Hanya saja karena ada beberapa faktor yang menjadi alasan pihak, sehingga hanya beberapa sekolah saja yang dapat mengikuti perlombaan senam. Namun kegiatan ini akan kami galakkan terus,sehingga ke depan masih memberikan kesempatan kepada sekolah yang belum bisa mengikuti saat ini," pungkasnya. (DEVIANA/H)









