SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Langkap menilai kawasan di sepanjang Jalan Poros merupakan etalase utama yang mencerminkan wajah daerah. Oleh karena itu, ia mendorong agar sekolah-sekolah dan fasilitas kesehatan di jalur tersebut menjadi prioritas revitalisasi pemerintah daerah.

Menurut Langkap, jalur poros yang membentang dari Cempaga Hulu hingga Telawang, serta dari Sampit hingga Ujung Pandaran, dilalui oleh ribuan kendaraan setiap hari.

Kondisi itu menjadikan kawasan tersebut sebagai cermin pembangunan dan identitas Kotim di mata daerah tetangga seperti Kobar, Lamandau, Sukamara, dan Seruyan, bahkan hingga tingkat provinsi.

“Kita melihat jalur poros ini menjadi etalase daerah. Karena itu sekolah di sepanjang jalur ini harus menjadi prioritas. Wajah Kotim bisa dimulai dari lembaga pendidikan dan kesehatan yang representatif,” ujar Langkap, Selasa, 28 Oktober 2025.

Ia mencontohkan beberapa sekolah seperti SDN 2 Rubung Buyung yang merupakan bangunan lama era Inpres, layak mendapat perhatian serius agar direvitalisasi seperti SDN 1 Baamang, yang kini tampil lebih representatif.

“Kalau sekolah-sekolah di sepanjang jalan poros itu direvitalisasi, tentu akan menunjukkan bahwa Kotim sangat peduli terhadap dunia pendidikan dan kesehatan,” tambahnya.

Langkap berharap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat menjadikan program revitalisasi sekolah ini sebagai perhatian dalam penyusunan anggaran tahun mendatang.

Selain sektor pendidikan, ia juga menekankan pentingnya memperhatikan fasilitas kesehatan di sepanjang jalur poros tersebut agar pelayanan publik di daerah lintasan utama itu semakin optimal. (DEWI PATMALASARI/R)