PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kelembagaan posyandu di seluruh wilayah Kabupaten Kobar.

Menurut Bupati, fokus utama penguatan tersebut tidak hanya mencakup aspek struktur dan regulasi, tetapi juga fungsi serta peran posyandu di tengah masyarakat.

“Posyandu harus menjadi pusat pelayanan dasar, informasi, dan pemberdayaan masyarakat. Karena di sinilah ujung tombak pelayanan langsung kepada warga, khususnya di tingkat desa dan kelurahan,” jelas Bupati, Selasa, 28 Oktober 2025.

Menurut Bupati, keberadaan posyandu memiliki posisi strategis dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, para kader posyandu disebut sebagai motor penggerak yang perlu terus mendapat pembekalan baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun motivasi.

“Kader posyandu adalah ujung tombak di lapangan. Mereka harus dibekali kemampuan yang cukup agar bisa menjalankan tugasnya dengan optimal dan profesional,” jelas Bupati.

Bupati mengatakan transformasi posyandu di Kobar diarahkan untuk mengintegrasikan enam bidang pelayanan dasar sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

“Kami mulai menerapkan enam SPM ini di beberapa desa dan kelurahan. Walaupun masih dalam tahap uji coba, hasil awalnya sangat menggembirakan,” jelas Bupati.

Bupati mengatakan langkah tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang mengamanatkan posyandu menjadi simpul pelayanan masyarakat berbasis komunitas.

Selain itu, lanjut Bupati, untuk perkuatan sistem kelembagaan, Pemkab Kobar juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan posyandu, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk sistem informasi dan pelaporan kegiatan.

“Keberhasilan posyandu tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci agar sistem berjalan efektif dan efisien,” jelas Bupati.

Bupati mengatakan Pemkab Kobar berkomitmen memberikan dukungan terhadap seluruh upaya tim pembina dan para kader posyandu di lapangan.

“Bagi kami, posyandu bukan sekadar program, melainkan bagian penting dari pelayanan sosial dasar yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” jelas Bupati. (WAHYU KRIDA/j)