BORNEONEWS, Palangka Raya – Sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Kalimantan Tengah resmi berganti. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Tengah, Agus Sahat S.T. Lumban Gaol, S.H., M.H., pada Selasa, 28 Oktober 2025, di aula Kejati Kalteng, Palangka Raya.
Rotasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja jajaran Adhyaksa di Bumi Tambun Bungai. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri para pejabat utama Kejati, kepala satuan kerja, serta tamu undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kajati melantik sejumlah pejabat Eselon III, termasuk tujuh Kajari yang menempati posisi baru. Mereka adalah:
-
Rade Satya Parsaoran, S.H., M.H. sebagai Kajari Kapuas menggantikan Lucthas Rohman, S.H., M.H.
-
Fredy Feronico Simanjuntak, S.H., M.H. sebagai Kajari Barito Utara menggantikan Guntur Triyono, S.H., M.H.
-
Dr. Nurwinardi, S.H., M.H. sebagai Kajari Kotawaringin Barat menggantikan Jhony Artinus Zebua, S.H., M.H.
-
Gatot Haryono, S.H., M.H. sebagai Kajari Katingan menggantikan Subari Kurniawan, S.H., M.H.
-
Muh. Yusuf Syahrir, S.H., M.H. sebagai Kajari Lamandau menggantikan Dezi Setiapermana, S.H., M.H.
-
Nugroho Wisnu Pujoyono, S.H., M.H. sebagai Kajari Gunung Mas menggantikan Sugito, S.H.
Selain itu, Kosasih, S.H., M.H. dilantik sebagai Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Kalteng menggantikan Suyanto, S.H., M.Hum. Kajati juga melantik sejumlah pejabat Koordinator Kejati Kalteng, antara lain Raymud Hasdianto Sihotang, Surya Fernando S., Cakra Nur Budi Hartono, Ferdiansyah, Henry Yulianto, dan Heni Kurniana.
Dalam arahannya, Kajati Kalteng menegaskan bahwa setiap rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Kejaksaan dilakukan berdasarkan kajian mendalam dan pertimbangan objektif.
“Rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, tetapi bentuk penyegaran organisasi dan upaya memperkuat kinerja Kejaksaan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah,” tegas Agus Sahat.
Ia menekankan agar para pejabat yang baru dilantik menjaga integritas, profesionalitas, dan loyalitas terhadap institusi.
“Jagalah amanah dan kepercayaan yang telah diberikan. Buktikan pimpinan tidak salah menempatkan saudara di posisi tersebut. Tunjukkan kerja dan karya nyata bagi institusi serta masyarakat,” pesan Kajati dengan tegas. (MARINI/J)









