BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah.
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Renianata, mengatakan bahwa kondisi cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan, namun terdapat potensi hujan sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah.
"Suhu udara berkisar antara 23°C – 32°C. Kelembaban udara berkisar antara 65 persen – 100 persen. Angin umumnya bertiup dari Tenggara – Utara dengan kecepatan berkisar antara 5 – 20 Kilometer per jam," ujar Renianata, Selasa 28 Oktober 2025.
Untuk periode 28 – 30 Oktober 2025, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang meliputi Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Sukamara, Lamandau, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, dan Kota Palangka Raya.
Kondisi serupa juga diprediksi akan terjadi pada periode 31 Oktober – 03 November 2025 di wilayah yang sama. Selain itu, BMKG juga mencatat prospek tinggi gelombang mingguan di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah berpotensi sekitar 0.5 – 1.25 meter (Rendah).
Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang, serta potensi hujan lokal intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang ataupun angin puting beliung.
"Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan kami imbau waspada terhadap adanya potensi hujan disertai petir," pungkasnya. (PATHUR/y)









