BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pangan dan membantu meringankan beban masyarakat di tengah biaya hidup yang tinggi. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menggelar pasar murah di delapan kecamatan secara bergilir yang dilaksanakan pada 22-30 Oktober 2025.
Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kotim menjadi motor penggerak kegiatan ini. Kepala Dinas tersebut, Johny Tangkere, menjelaskan bahwa pasar murah diadakan di Kecamatan Teluk Sampit, Telaga Antang, Parenggean, Mentaya Hulu, Antang Kalang, Telawang, Tualan Hulu, dan Bukit Santuai.
"Tim kami sudah disebar ke delapan kecamatan tersebut agar pembagian 5.000 paket sembako bisa berjalan tertib dan tepat sasaran," ujar Johny Tangkere, Rabu, 29 Oktober 2025.
Dalam pasar murah tersebut Johny menjelaskan, masyarakat dapat membeli paket sembako yang berisi beras 5 kg, gula 1 kg, minyak goreng 1 liter, sarden 1 kg, dan susu kental manis 1 kaleng. Harga per paketnya adalah Rp50 ribu, setelah disubsidi sebesar Rp100 ribu oleh pemerintah daerah.
"Paket tersebut hanya bisa dibeli menggunakan kupon yang dibagikan melalui kecamatan dan kelurahan agar penyalurannya lebih terkontrol," terangnya.
Program pasar murah itu diharapkan dapat menekan laju inflasi daerah dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
"Kami berharap kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama yang terdampak kenaikan harga bahan pokok," pungkasnya. (DEVIANA/j)









