PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – BPBD Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat koordinasi lintas sektor melalui Bimbingan Teknis Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana Tahun 2025.

Kegiatan ini menghadirkan 35 peserta dari berbagai instansi yang terlibat dalam upaya penanggulangan bencana.

Ketua Panitia, Andri Devianto, menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan mitra terkait.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarinstansi agar pelayanan kepada masyarakat lebih cepat dan tepat,” sebut Andri Devianto dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Ia menambahkan bahwa pelatihan ini juga mendorong peningkatan kapasitas, profesionalitas, dan kesiapsiagaan para petugas di lapangan. Para peserta diberikan pembekalan materi oleh narasumber dari BPBPK Provinsi Kalteng.

Materi yang disampaikan meliputi prinsip dasar penanggulangan bencana, penilaian cepat dampak dan kerugian, serta sistem komando insiden.

Dengan pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengoptimalkan koordinasi dan kecepatan respon saat terjadi bencana. BPBD Kalteng menilai sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam memperkuat ketangguhan daerah terhadap bencana.

Bimtek ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi. (HERMAWAN DP/j)