BORNEONEWS, Palangka Raya - Terduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang membuat resah dan tanpa busana di Puskesmas Pahandut, Jalan Darmosugongo, Palangka Raya, dievakuasi oleh Tim Call Center 112 Palangka Raya pada Rabu, 29 Oktober 2025.
Evakuasi ini dilakukan setelah Call Center 112 Palangka Raya menerima laporan dari warga terkait kejadian yang meresahkan tersebut.
Koordinator Call Center 112 Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan bahwa laporan itu menyebutkan ODGJ membuat resah orang-orang yang sedang berobat di Puskesmas Pahandut.
Karena kondisi ODGJ yang tidak lazim dan berada di hadapan umum, pihak Puskesmas Pahandut segera meminta bantuan Team Rescue Damkar untuk mengevakuasi yang bersangkutan ke RSJ Kalawa Atei.
"Tim langsung bergerak cepat demi keamanan warga yang lain sedang berobat, walaupun masih belum ada yang diganggu oleh ODGJ ini," ujar Sucipto.
Setibanya di lokasi, Tim Rescue Damkar langsung menuju tempat ODGJ berada. Proses evakuasi berjalan lancar tanpa perlawanan dari ODGJ tersebut.
Terduga ODGJ kemudian dimasukkan ke dalam mobil ambulans didampingi oleh keluarganya, serta membawa surat dari Puskesmas, surat pribadi, dan BPJS milik ODGJ.
Saat ini, ODGJ tersebut telah tiba di RSJ Kalawa Atei, Jalan Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, untuk mendapatkan perawatan sesuai prosedur.
Sucipto juga menyampaikan keprihatinannya terkait jumlah ODGJ di Kota Palangka Raya yang terus bertambah setiap harinya.
Ia menyebutkan berbagai penyebab yang dapat memicu seseorang menjadi ODGJ, antara lain kehabisan obat rawat jalan, lupa minum obat, tidak mau minum obat, lebih memilih minuman keras, kembali mengonsumsi zat adiktif, kembali bergaul ke lokasi yang buruk, tekanan beban pikiran, coba-coba mengonsumsi narkoba, faktor bawaan, sakit demam, kebiasaan menghisap lem, atau menyalahgunakan obat-obatan.
"Hal semua ini membuat kita harus menjaga dan mengawasi pergaulan anak serta keluarga kita di setiap langkahnya bila tidak ingin menyesal di kemudian hari. Juga waspadai orang di sekitar kita, sesaat saat bisa saja mendadak mengamuk karena penyakit ODGJ nya kambuh," pungkas Sucipto. (PATHUR/y)









