PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya bergerak cepat melakukan pemangkasan pohon-pohon yang berpotensi tumbang di sekitar Sekolah Rakyat Palangka Raya.

Tindakan ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana akibat cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah tersebut.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya Heri Fauzi, pemangkasan dilakukan terhadap dua pohon mangga dan satu pohon beringin yang dinilai memiliki risiko tinggi tumbang.

"Kami menerima laporan dari pihak sekolah mengenai keberadaan pohon-pohon ini yang sudah cukup tua dan rentan tumbang, terutama saat angin kencang," ujarnya, Kamis, 30 Oktober 2025.

Heri menambahkan bahwa kegiatan pemangkasan ini merupakan bagian dari upaya preventif BPBD dalam mengurangi risiko bencana di lingkungan pendidikan.

"Sekolah merupakan tempat berkumpulnya anak-anak, sehingga keselamatan mereka menjadi prioritas utama kami," tegasnya.

Proses pemangkasan dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan faktor keselamatan. Tim TRC BPBD menggunakan peralatan khusus dan teknik yang tepat agar tidak merusak lingkungan sekitar.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan pihak sekolah agar kegiatan ini tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Setelah pemangkasan, ranting dan dahan pohon yang dipotong langsung dibersihkan dan diangkut ke tempat pembuangan sampah. Heri berharap, dengan adanya kegiatan ini, lingkungan Sekolah Rakyat Palangka Raya menjadi lebih aman dan nyaman bagi seluruh siswa dan tenaga pengajar.

BPBD Palangka Raya mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan pohon-pohon yang berpotensi tumbang di sekitar lingkungan tempat tinggal.

"Kami siap merespon laporan dari masyarakat dan melakukan tindakan yang diperlukan untuk mencegah terjadinya bencana," pungkasnya. (PATHUR/j)