TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) kembali menghadirkan Festival Kuliner Mangenta 2025 di RTH Taman Nansarunai, Tamiang Layang, Kamis, 30 Oktober 2025.

Kegiatan yang diisi dengan lomba Mangenta ini tidak sekadar menjadi ajang pesta rasa, tetapi juga wadah untuk mengangkat potensi kuliner lokal, memperkuat ekonomi kreatif dan mempererat kebersamaan masyarakat.

Kepala Disbudparpora Barito Timur, Herawani, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras menyukseskan festival.

“Festival Mangenta ini bukan sekadar panggung hiburan kuliner semata, tetapi juga sebagai wadah untuk mempromosikan produk lokal dan mempererat tali silaturahmi di antara kita,” ujarnya.

Herawani menjelaskan bahwa Festival Kuliner Mangenta merupakan manifestasi dari kekayaan budaya dan pesona pariwisata Barito Timur. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memajukan sektor ekonomi kreatif, khususnya di bidang kuliner.

“Kami percaya setiap hidangan adalah sebuah cerita, dan festival ini adalah panggung bagi para pelaku kuliner untuk menceritakan kisah mereka,” tuturnya.

Lebih lanjut, Herawani menguraikan tiga tujuan utama pelaksanaan Festival Kuliner Mangenta, yakni meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kuliner lokal, mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM, serta mempromosikan potensi wisata kuliner daerah.

“Melalui festival ini, kita menggali kembali kekayaan cita rasa warisan leluhur dan memperkenalkannya kepada generasi muda. Selain itu, festival ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan omzet dan memperkuat jejaring bisnis mereka," katanya.

Herawani berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat dan menjadi inspirasi untuk terus berinovasi serta menjaga kualitas kuliner daerah.

“Mari kita jadikan Festival Kuliner Mangenta sebagai momentum untuk bersatu dan berkolaborasi memajukan kuliner lokal Barito Timur,” ujarnya menegaskan.

Kepala Disbudparpora Barito Timur juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk para tamu undangan, peserta, insan pers dan panitia pelaksana.

Mangenta adalah tradisi mengolah makanan yang dinamakan Kenta dalam masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah, sebagai wujud rasa syukur menyambut masa panen padi. Proses pengolahannya meliputi menyangrai, menumbuk padi ketan, lalu dicampur dengan air kelapa, gula dan parutan kelapa. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)