BORNEONEWS, Palangka Raya – Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, menerima kunjungan dari Universitas PGRI Palangka Raya dalam rangka koordinasi kerja sama antar lembaga.
Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki potensi kolaborasi antara BPBD dan Universitas PGRI dalam berbagai bidang terkait penanggulangan bencana.
Dalam pertemuan tersebut, Hendrikus menyambut baik inisiatif dari Universitas PGRI untuk menjalin kerja sama.
Ia menyampaikan bahwa BPBD Kota Palangka Raya sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, dalam upaya meningkatkan kapasitas dan efektivitas penanggulangan bencana.
"Kami percaya bahwa kerja sama dengan Universitas PGRI akan memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak. Kami dapat memanfaatkan sumber daya dan keahlian yang dimiliki oleh Universitas PGRI, sementara Universitas PGRI juga dapat memperoleh pengalaman praktis dari BPBD dalam penanggulangan bencana," ujarnya, Kamis, 30 Oktober 2025.
Beberapa potensi kerja sama yang dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain adalah pengembangan program pendidikan dan pelatihan terkait kebencanaan, penelitian dan pengembangan teknologi untuk penanggulangan bencana, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk sosialisasi dan edukasi tentang mitigasi bencana.
Selain itu, kedua belah pihak juga membahas kemungkinan untuk mengadakan kegiatan bersama seperti seminar, workshop, dan simulasi bencana. Kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.
Hendrikus berharap agar kerja sama antara BPBD Kota Palangka Raya dan Universitas PGRI dapat segera direalisasikan dalam bentuk perjanjian kerja sama yang konkret.
"Saya yakin bahwa dengan kerja sama yang baik, kedua belah pihak dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya mewujudkan masyarakat yang tangguh terhadap bencana," pungkasnya. (PATHUR/j)









