BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Berdasarkan hasil pemantauan harga bahan pokok di Pasar Cempaka Planggan Sari, Pasar Indra Sari, dan kawasan Pertokoan Pangkalan Bun, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kotawaringin Barat mencatat adanya perubahan harga pada sejumlah komoditas penting, Kamis, 30 Oktober 2025.
Penurunan harga terjadi pada komoditas hortikultura dan hasil peternakan, sementara emas justru mengalami kenaikan.
Harga cabai merah besar turun tajam dari Rp65.000 menjadi Rp50.000 per kilogram, atau turun Rp15.000 (23,08%).
Cabai merah keriting juga mengalami penurunan dari Rp65.000 menjadi Rp60.000 per kilogram, atau turun Rp5.000 (7,69%).
Sementara itu, bawang merah turun dari Rp50.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, atau turun Rp5.000 (10%).
Dari sektor peternakan, daging ayam ras (broiler) mengalami penurunan harga dari Rp43.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, atau turun Rp3.000 (6,98%).
Sebaliknya, harga emas mengalami kenaikan. Emas 24 karat naik dari Rp2.200.000 menjadi Rp2.225.000 per gram, meningkat Rp25.000 (1,14%), sedangkan emas 9 karat naik dari Rp950.000 menjadi Rp1.000.000 per gram, atau naik Rp50.000 (5,26%).
Untuk komoditas lainnya seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, gas elpiji, serta bahan bangunan, harga dilaporkan stabil tanpa perubahan.
Disperindagkop UKM Kotawaringin Barat terus melakukan pemantauan rutin terhadap harga kebutuhan pokok di pasar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga menjelang akhir tahun.
Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar:
Daftar harga komoditas di Kobar per 30 Oktober 2025
Daftar harga komoditas di Kobar per 30 Oktober 2025
(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)









