BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Para petani di wilayah Kelurahan Hampatung, Kecamatan Kapuas Hilir telah mengawali musim tanam baru pada Kamis, 30 Oktober 2025 di lahan yang dikelola oleh BP Hampatung Batuah yang merupakan bagian dari Program Optimalisasi Lahan (OPLAH) Tahun 2024 dengan target tanam seluas 40 hektare.
Kegiatan diawali dengan penanaman perdana bibit padi panjan, menandai dimulainya kerja keras dan harapan baru bagi masyarakat tani setempat. Bibit yang ditanam terdiri dari beberapa varietas unggul seperti Inpari 32, MR 219, Simbo, dan Thailand Jumbo, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Camat Kapuas Hilir, Nazmiannoor. Turut mendampingi beliau adalah Kasi Lingkungan Hidup dan Pembangunan, Zainullah, serta Lurah Hampatung, Adi Nugraha. Kehadiran mereka merupakan implementasi dari program SIGAP WARGA (Silaturahmi dan Gerak Aktif Pemerintah ke Warga).
Program SIGAP WARGA ini merupakan sebuah langkah nyata dari pemerintah kecamatan untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Tujuannya adalah untuk mendengar, menyemangati, dan mendukung berbagai kegiatan produktif warga, khususnya di sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian.
Dalam kesempatannya, Camat Nazmiannoor menyampaikan apresiasi atas semangat para petani. Ia menyebut petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan daerah.
"Pemerintah hadir untuk mendukung, memotivasi, dan memastikan para petani mendapat ruang untuk terus berkembang. Dari tangan petani, lahir ketahanan pangan yang menopang kehidupan masyarakat," ucapnya. (SABRIANOOR/H)









