KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas menggelar Pertemuan Penguatan Intervensi Hasil Pemeriksaan Kesehatan dan Pembinaan Calon Jemaah Haji Kabupaten Kapuas Tahun Keberangkatan 1447 H / 2026 M.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan, yang sekaligus bertindak sebagai narasumber.

Acara tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Kapuas pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh Tim Kerja di Dinas Kesehatan, beserta tenaga medis dan petugas kesehatan haji dari berbagai puskesmas dan RSUD Kapuas.

Tujuan utamanya untuk memperkuat sinergi dalam melakukan pembinaan dan tindak lanjut hasil pemeriksaan kesehatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan kesehatan para calon jemaah haji (CJH) agar dapat melaksanakan ibadah dengan kondisi sehat dan mandiri.

Dalam paparannya, dr. Tonun Irawaty Panjaitan menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan haji dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan. Menurutnya, proses ini merupakan bagian krusial dalam persiapan. 

"Pemeriksaan dan pembinaan kesehatan bagi calon jemaah haji bukanlah sekadar formalitas. Sebaliknya, ini merupakan tahapan penting untuk memastikan kesehatan seluruh calon jemaah berada dalam kondisi optimal," ucapnya.

Kondisi optimal tersebut harus dijaga sebelum keberangkatan, saat berada di tanah suci, hingga kembali ke tanah air. 

"Ini juga menjadi bagian dari upaya kita untuk menekan risiko kesehatan selama perjalanan ibadah," lanjut dr. Tonun.

Beliau menambahkan, Dinas Kesehatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pemeriksaan kesehatan haji, pemantauan kondisi kesehatan jemaah, serta koordinasi dengan instansi terkait. 

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran tenaga kesehatan di lapangan dalam memberikan edukasi dan pendampingan bagi CJH, sehingga pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan sehat. (SABRIANOOR)