PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Eksekutif GAPKI Cabang Kalimantan Tengah, Rawing Rambang menyebut riset dan inovasi teknologi menjadi elemen penting dalam mendukung investasi di sektor industri hilir.

Menurutnya, setiap investor sebelum menanamkan modal sudah melakukan kajian mendalam, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun lingkungan.

“Riset itu wajib, karena menjadi dasar untuk memastikan investasi bisa berjalan berkelanjutan,” katanya pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Rawing menilai riset dan inovasi menjadi faktor pembeda antara industri yang bertahan lama dan yang cepat tumbang.

“Investasi tanpa riset itu sama saja seperti menanam tanpa melihat tanah. Bisa tumbuh, tapi belum tentu kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, industri hilir yang berbasis pertanian dan kehutanan di Kalimantan Tengah memiliki potensi besar jika didukung riset lokal yang relevan.

“Riset yang dihasilkan universitas kita seperti UPR dan Muhammadiyah bisa menjadi referensi penting bagi investor,” kata Mantan Kepala Dinas Perkebuna Provinsi Kalteng ini lagi.

Dengan riset yang kuat, lanjut Rawing, Kalimantan Tengah akan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan.(TESTI PRISCILLA)