PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari menekankan pentingnya pemanfaatan data desa yang akurat, mutakhir, lengkap, dan terintegrasi. Hal ini menjadi tujuan bersama dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kalteng.

Menurut Ansyari, data desa yang berkualitas akan menjadi landasan penting bagi perencanaan dan pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

Dengan data yang akurat, pemerintah dapat lebih efektif dalam mengalokasikan sumber daya dan melaksanakan program yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat desa.

"Data desa ini sangat krusial. Jika data yang kita miliki tidak akurat, maka program yang kita jalankan juga tidak akan tepat sasaran. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa data desa yang kita gunakan benar-benar valid dan terpercaya," ujarnya, Jumat, 31 Oktober 2025.

Ansyari berharap agar tidak terjadi tumpang tindih dalam permintaan data antara pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

Koordinasi yang baik antar tingkatan pemerintahan sangat diperlukan untuk menghindari pemborosan sumber daya dan memastikan data yang terkumpul dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Kita ingin mewujudkan Satu Data Indonesia Tingkat Provinsi Kalteng. Artinya, semua data yang ada di Kalteng harus terintegrasi dan dapat diakses oleh semua pihak yang berkepentingan. Dengan demikian, kita dapat mengambil keputusan yang lebih baik dan lebih cepat," jelasnya.

Pemanfaatan data desa yang akurat dan terintegrasi juga menjadi bagian dari upaya mendukung Indonesia Emas 2045.

"Dengan perencanaan pembangunan yang berbasis data, diharapkan Kalteng dapat berkontribusi secara signifikan dalam mewujudkan visi Indonesia sebagai negara maju dan sejahtera," pungkasnya. (PATHUR)