BORNEONEWS, Palangka Raya – Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) Muhammad Yusuf menyampaikan bahwa kampus yang dipimpinnya terus menjaga semangat keberagaman dan inklusivitas dalam dunia pendidikan.
Saat menyampaikan laporan pada acara Wisuda dan Pengukuhan Guru Besar di Kalawa Convention Hall, Jumat, 31 Oktober 2025, Yusuf menyebut sekitar 30 persen mahasiswa UMPR merupakan non-Muslim.
“Hal ini mencerminkan semangat keberagaman dan toleransi dalam dunia akademik,” jelas Rektor di Palangka Raya, Jumat, 31 Oktober 2025.
Yusuf menegaskan, UMPR berkomitmen memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, termasuk dari berbagai latar belakang.
Ia menambahkan, jumlah mahasiswa aktif UMPR saat ini mencapai 8.131 orang, dengan 2.431 lulusan mengikuti wisuda tahun 2025. Karena keterbatasan tempat, pelaksanaan wisuda dibagi menjadi dua hari.
Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Muhammad Qodari, unsur Forkopimda, Plt. Sekda Leonard S. Ampung, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. (HERMAWAN DP/j)
Rektor UMPR: 30 Persen Mahasiswa Kami Non-Muslim, Cerminan Toleransi di Dunia Akademik
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Komentar (0)
Memuat komentar…







