SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Sekretaris Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), M Abadi, berharap Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru, Umar Kaderi, dapat bekerja lebih responsif terhadap permasalahan masyarakat dan cermat dalam mengalokasikan anggaran pembangunan daerah.

“Kami berharap Pj Sekda dapat lebih cepat merespons berbagai persoalan di masyarakat dan senantiasa cermat dalam menyusun serta mengalokasikan anggaran pembangunan,” kata M Abadi, Jumat, 31 Oktober 2025.

Menurutnya, posisi Sekda memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga diharapkan mampu menjaga sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan program pembangunan di Kotim.

Sebelumnya, Bupati Kotim Halikinnor melantik Umar Kaderi sebagai Pj Sekda Kotim, menggantikan Masri yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 November 2025.

Pelantikan tersebut dilakukan bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat administrator, pengawas, fungsional, kepala sekolah, dan kepala puskesmas di Gedung Serbaguna Sampit.

Halikinnor menyampaikan alasan penunjukan Umar Kaderi sebagai Pj Sekda karena dinilai berpengalaman dan memiliki kemampuan komunikasi lintas sektor yang baik.

“Umar Kaderi memiliki latar belakang hukum, pengalaman di beberapa dinas, dan saat ini juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan. Saya yakin bisa menjalankan peran Sekda dengan baik,” ujar Halikinnor.

Halikinnor juga mengingatkan bahwa tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks, terutama dengan adanya kebijakan pemerintah pusat yang akan memangkas dana transfer ke daerah pada tahun 2026.

“Kami minta kepada Pj Sekda agar mampu mendorong optimalisasi potensi daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pusat,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/y)