BORNEONEWS, Palangka Raya – Borneo Digital Economy Creative Festival (Borneo DECAFEST) 2025 yang berkolaborasi dengan Pesona Tambun Bungai (PTB) 2025 sukses digelar pada 24-25 Oktober 2025 di Duta Mall Palangka Raya.
Acara ini menjadi wadah integratif yang menyatukan edukasi keuangan digital, pemberdayaan UMKM, promosi budaya lokal, serta gaya hidup sehat dan inklusif.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk mendorong ekonomi digital dan mempromosikan produk-produk unggulan UMKM lokal.
Sebanyak 12 UMKM binaan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah turut serta dalam pameran ini, menampilkan berbagai produk mulai dari wastra, kriya, kopi tumbuk rempah khas Kalteng, hingga makanan ringan olahan ikan.
Setiap stan dilengkapi dengan kanal QRIS sebagai sarana pembayaran digital, memudahkan transaksi bagi pengunjung.
Selama dua hari pelaksanaan, acara ini berhasil menarik perhatian lebih dari 2.000 pengunjung yang memadati Duta Mall.
"Total transaksi UMKM mencapai Rp116 juta, di mana Rp11,5 juta di antaranya dilakukan melalui QRIS TAP," ungkap Yuliansah Andrias, Sabtu, 1 November 2025.
Selain pameran, acara ini juga dimeriahkan dengan musik tradisional yang berpadu dengan irama elektronik, menambah daya tarik bagi pengunjung.
Borneo DECAFEST x PTB 2025 tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya keuangan digital dan penggunaan QRIS dalam transaksi sehari-hari.
"Keberhasilan acara ini merupakan komitmen kami Bank Indonesia dalam mendukung UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Kalimantan Tengah," pungkasnya. (PATHUR)









