PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Eksekutif GAPKI Cabang Kalimantan Tengah, Rawing Rambang, menilai produk perkebunan seperti kopi dan kakao memiliki prospek besar untuk dikembangkan sebagai komoditas ekspor.

Namun, saat ini Kalimantan Tengah masih perlu bekerja sama dengan daerah-daerah di Pulau Jawa yang memiliki jaringan ekspor lebih matang.

“Pengumpul dan pengolah besar masih banyak di Jawa, jadi kita perlu bermitra dulu,” kata Rawing Rambang pada Sabtu, 1 November 2025.

Rawing optimistis, dalam tiga hingga empat tahun ke depan, Kalimantan Tengah akan mampu mengekspor produk hilirnya secara mandiri.

“Kalau kita sabar dan konsisten, maka kopi dan kakao Kalteng bisa menembus pasar global,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah daerah dalam hal promosi dan infrastruktur logistik juga sangat diperlukan.

“Pelabuhan seperti di Batanjung bisa menjadi pintu ekspor andalan. Ini tinggal menunggu kesiapan,” tambahnya. (TESTI PRISCILLA/j)