BORNEONEWS, Sampit — DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong pemerintah untuk mempercepat proses pendanaan bagi Koperasi Merah Putih, agar lembaga tersebut dapat segera beroperasi secara optimal dan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.
“Koperasi Merah Putih ini memang sudah terbentuk secara kelembagaan, tetapi secara operasional mereka masih mengeluhkan belum adanya kepastian pendanaan dari pemerintah pusat,” ujar Anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Riskon Fabiansyah, Sabtu, 1 November 2025.
Menurutnya, kondisi ini membuat program nasional yang diinisiasi pemerintah pusat melalui Koperasi Merah Putih belum berjalan maksimal di tingkat daerah.
Padahal, tujuan utama program tersebut adalah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan menengah.
“Tanpa dukungan pendanaan, koperasi ini sulit bergerak. Akibatnya, tujuan pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui koperasi belum bisa terealisasi secara optimal,” tambahnya.
Riskon berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait bisa berkoordinasi aktif dengan pemerintah pusat, agar penyaluran dana bagi Koperasi Merah Putih dapat segera direalisasikan. Dengan begitu, keberadaan koperasi ini benar-benar bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kotim. (DEWI PATMALASARI/j)









