BORNEONEWS, Sampit – Fraksi Partai Golkar DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) menyoroti persoalan pelayanan kesehatan yang dinilai masih jauh dari harapan masyarakat.
Ketua Fraksi Golkar, Abdul Kadir, menekankan perlunya langkah konkret dari pemerintah daerah dan pihak manajemen RSUD dr. Murjani Sampit untuk meningkatkan kualitas layanan serta menambah tenaga dokter spesialis.
“Masalah ini sudah berlangsung lama dan belum menunjukkan perubahan berarti. Ini bukan lagi sekadar kendala teknis, melainkan mencerminkan lemahnya tata kelola pelayanan publik di bidang kesehatan,” ujar Abdul Kadir, Sabtu, 1 November 2025.
Ia menambahkan, kondisi tersebut menyebabkan banyak pasien harus dirujuk ke rumah sakit di Palangka Raya akibat keterbatasan fasilitas medis di daerah sendiri. Padahal, Kotim merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Kalimantan Tengah, sehingga sudah seharusnya memiliki layanan kesehatan yang lengkap dan memadai.
“Sudah saatnya pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen RSUD dr. Murjani. Jangan hanya terfokus pada pembangunan fisik yang megah, tetapi abai terhadap kualitas pelayanan dan ketersediaan tenaga medis,” imbuhnya.
Fraksi Partai Golkar juga meminta agar Pemkab Kotim tidak sekadar mengulang pola kebijakan lama yang terbukti tidak efektif, tetapi membuat terobosan nyata untuk memperbaiki sistem layanan kesehatan.
Abdul Kadir berharap adanya komitmen kuat dari pemerintah daerah untuk menuntaskan persoalan mendasar di sektor kesehatan. Menurutnya, pelayanan publik yang baik harus dimulai dari ketersediaan fasilitas medis dan tenaga profesional yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, manusiawi, dan profesional. Jangan sampai rumah sakit hanya menjadi simbol kebanggaan daerah, tetapi gagal memberikan pelayanan terbaik bagi warganya,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









