BORNEONEWS, Palangka Raya - Salah satu sesi paling menarik dalam kegiatan Coaching Clinic TPAKD Triwulan III Tahun 2025 yang digelar OJK Kalimantan Tengah adalah paparan dari TPAKD Kabupaten Lombok Timur. Tim ini berbagi pengalaman sukses hingga meraih TPAKD Award 2025 berkat inovasi berbasis potensi lokal.
Dalam paparannya, perwakilan TPAKD Lombok Timur menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dan pelaku usaha dalam memperluas akses keuangan masyarakat. Model ini dinilai bisa menjadi contoh bagi TPAKD di Kalimantan Tengah.
Kepala OJK Kalteng Primandanu Febriyan Aziz menyambut baik sesi tersebut. Ia menyebut pengalaman daerah lain bisa menjadi cerminan bagi TPAKD di Kalteng untuk memperkuat strategi dan inovasi keuangan inklusif.
“Kami ingin setiap TPAKD di Kalteng mampu menciptakan program unggulan berbasis kebutuhan dan potensi lokalnya masing-masing,” kata Primandanu dalam rilisnya pada Minggu, 2 November 2025.
Selain Lombok Timur, kegiatan ini juga diisi dengan paparan dari Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK mengenai arah kebijakan baru Roadmap TPAKD 2026–2030.
Peserta dari berbagai kabupaten/kota aktif berdiskusi tentang strategi replikasi inovasi tersebut agar bisa diterapkan di daerah masing-masing dengan adaptasi yang sesuai karakter lokal. (TESTI PRISCILLA/y)









