PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya terus memantau perkembangan debit air di sejumlah wilayah rawan banjir.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi, memberikan laporan terkini mengenai kondisi debit air di beberapa lokasi.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Jalan Mendawai Ujung, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya. Menurut Heri Fauzi, ketinggian debit air sungai di wilayah ini berada sekitar 70 sentimeter di bawah badan jalan.

Namun, terpantau adanya kenaikan debit air sekitar 5 sentimeter. Meskipun demikian, aktivitas warga di sekitar lokasi masih berjalan normal.

Selain itu, BPBD juga memantau kondisi debit air di Jalan Arut, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya. Di wilayah ini, ketinggian debit air sungai terpantau sekitar 5 sentimeter di atas badan jalan. Sama seperti di Jalan Mendawai Ujung, aktivitas warga di Jalan Arut juga masih berjalan normal.

Heri Fauzi menjelaskan bahwa BPBD terus melakukan pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir. Pihaknya juga telah menyiapkan personel dan peralatan yang diperlukan untuk penanganan banjir jika sewaktu-waktu terjadi.

"Kami terus memantau perkembangan debit air di wilayah-wilayah rawan banjir, kami juga telah menyiapkan personel dan peralatan untuk penanganan banjir jika diperlukan," ujar Heri Fauzi, Minggu, 2 November 2025.

BPBD mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir, untuk tetap waspada dan berhati-hati. Jika terjadi peningkatan debit air yang signifikan, masyarakat diminta untuk segera melaporkan kepada pihak BPBD atau instansi terkait.

Dengan adanya pemantauan dan kesiapsiagaan yang baik, diharapkan dampak negatif dari banjir dapat diminimalkan.

"BPBD juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air, agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat menyebabkan banjir," pungkasnya. (PATHUR/Y)