PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Lokakarya Kemitraan Multi Pihak (KMP) Tahap I Kolaborasi Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Aula Kantor Bapperida.

Kegiatan ini merupakan langkah awal memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung pencapaian target SDGs Nasional sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Sekretaris Bapperida, Maulana Akbar, menjelaskan bahwa Kalimantan Tengah menjadi salah satu lokasi pilot proyek kerja sama Indonesia–Jerman 2024–2027 yang berfokus pada penguatan sinergi dan implementasi SDGs berbasis potensi daerah.

“SDGs tanpa kemiskinan, penanganan perubahan iklim, ekosistem daratan, serta kemitraan untuk mencapai tujuan merupakan pilar yang saling terkait di Kalimantan Tengah. Semua itu hanya bisa tercapai bila kita membangun kemitraan nyata, bukan hanya di atas dokumen,” tegas Maulana seperti dikutip Borneonews pada Minggu, 2 Oktober 2025.

Ia menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam mengatasi tantangan pengelolaan lahan gambut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, lembaga adat, serta mitra pembangunan.

Maulana berharap lokakarya ini menjadi momentum perubahan cara kerja dari yang berjalan sendiri-sendiri menjadi kolaboratif dan berorientasi pada pembangunan daerah berkelanjutan. (HERMAWAN DP/H)