KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Ketenangan warga di Jalan Belitung, Gang Rundun, Banjarmasin, sontak berganti kepanikan saat api berkobar di salah satu kawasan padat penduduk pada Minggu malam, 2 November 2025 sekitar pukul 19. 57 Wita.

Insiden tersebut memaksa warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri, sementara api dilaporkan mulai membesar dari sebuah gang sempit.

Informasi dihimpun, situasi di lokasi kejadian digambarkan penuh ketegangan. Teriakan warga yang panik bersahutan di tengah kegelapan, meminta bantuan dan memperingatkan bahaya.

"Api, api, listrik belum mati," dalam video saat awal kejadian.

Salah satu kekhawatiran terbesar yang terdengar dari seruan warga adalah kondisi aliran listrik yang dilaporkan belum terputus, sehingga menambah risiko di tengah upaya pemadaman yang mulai dilakukan.

Menghadapi situasi darurat ini, warga sekitar dan relawan pemadam kebakaran (damkar) swadaya menunjukkan respons cepat. Mereka segera turun tangan dan bahu-membahu berupaya melokalisasi sumber api. 

Dengan sigap, tim gabungan mulai menyemprotkan air untuk mencegah api merambat lebih luas ke bangunan lain di area permukiman yang saling berdempetan tersebut.

Api dilaporkan pihak relawan mengalami penurunan sekitar pukul 20.06 Wita, namun tim pemadam kebakaran gabungan masih bekerja keras di lapangan, melakukan pembasahan.

Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran ini. Pihak berwenang masih belum dapat memberikan rincian mengenai jumlah bangunan yang terdampak atau taksiran kerugian material. Untungnya, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam musibah ini. (SABRIANOOR/H)