BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Riska Agustin, menekankan pentingnya sinergi antara semua pihak dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Hal ini disampaikan mengingat SDGs merupakan agenda global yang memerlukan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkannya.
Menurut Riska, SDGs bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif dari sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat.
"Untuk mencapai SDGs, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Sinergi dan kolaborasi adalah kunci utama," ujarnya di Palangka Raya, Senin 3 November 2025.
Riska menjelaskan bahwa SDGs mencakup berbagai aspek pembangunan, mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kesehatan dan pendidikan, kesetaraan gender, hingga pelestarian lingkungan hidup.
Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi dalam implementasinya.
Lebih lanjut, Riska menyoroti pentingnya penyelarasan program pembangunan daerah dengan tujuan-tujuan yang tercantum dalam SDGs.
"Program-program pembangunan yang kita laksanakan harus selaras dengan SDGs. Dengan demikian, kita dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencapai tujuan global tersebut," katanya.
DPRD Kalteng, kata Riska, siap mendukung penuh upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mencapai SDGs. Dukungan tersebut akan diwujudkan melalui pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penyediaan anggaran yang memadai.
"Kami di DPRD Kalteng akan terus mengawal dan mendukung program-program yang berorientasi pada pencapaian SDGs. Kami juga akan memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan benar-benar efektif dan efisien dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan," pungkasnya. (PATHUR/H)









