KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pengguna jalan yang melintasi ruas Jalan Trans Kalimantan di wilayah Kabupaten Kapuas diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, tumpahan bahan bakar jenis solar dilaporkan mengotori permukaan aspal di Km 4 Basarang pada Senin siang, 3 November 2025. Kondisi ini membuat jalan menjadi sangat licin dan telah memakan korban.

Informasi yang beredar luas menyebutkan, ceceran solar tersebut sangat membahayakan karena berada tepat di kawasan tikungan tajam Basarang. Lokasi ini dikenal sebagai salah satu titik yang rawan, dan adanya tumpahan bahan bakar diesel membuat risiko kecelakaan meningkat drastis, terutama bagi pengendara roda dua yang rentan kehilangan keseimbangan.

Kekhawatiran warga terbukti, insiden ini dilaporkan telah menyebabkan setidaknya dua orang pengguna jalan menjadi korban. Kedua korban tersebut diduga terjatuh akibat tergelincir di atas aspal yang licin oleh solar. Belum ada rincian lebih lanjut mengenai kondisi kedua korban, namun insiden ini menjadi peringatan keras bagi pengendara lain.

Kabar mengenai tumpahan solar ini menyebar dengan cepat di berbagai platform media sosial Kapuas. Warga dan pengguna jalan proaktif menyebarkan informasi sebagai bentuk peringatan dini. Mereka berharap tidak ada lagi korban yang berjatuhan akibat kondisi jalan yang berbahaya tersebut.

Salah satu peringatan datang langsung dari warga yang menyaksikan kondisi di lapangan. Dalam unggahannya, ia meminta pengendara lain untuk berhati-hati. 

"Tikungan tajam ada bekas solar, tolong berhati-hati yang melintas," ucap salah satu warga dalam pesan singkatnya

Hingga Senin sore, belum diketahui secara pasti sumber dari tumpahan solar tersebut, apakah berasal dari tangki kendaraan yang bocor atau faktor lainnya. Warga berharap pihak berwenang dapat segera membersihkan ceceran solar tersebut. Pengguna jalan diimbau untuk mengurangi kecepatan dan ekstra waspada saat melintasi area tersebut. (SABRIANOOR/y)