SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Sejumlah warga mengeluhkan kondisi papan reklame yang rusak di kawasan padat lalu lintas Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan SDN 6 Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Salah satu warga sekitar, Yunus, menyampaikan kekhawatirannya karena beberapa plat besi reklame tampak menggantung dan nyaris terlepas. Bahkan saat angin menerpa, plat besi tampak bergoyang-goyang.

Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan pengendara yang melintas, terlebih kawasan itu merupakan jalur ramai kendaraan setiap harinya.

“Kalau dari arah simpang tiga A Yani–Suprapto itu kelihatan ada dua plat besi menggantung dan dari arah sebaliknya juga ada satu plat yang goyang-goyang. Kami khawatir kalau tiba-tiba jatuh bisa mengenai pengendara. Ini sangat berbahaya,” kata Yunus, Senin, 3 Oktober 2025.

Ia menilai, dinas terkait harus segera turun tangan untuk memperbaiki atau menertibkan papan reklame yang rusak tersebut.

Yunus juga menyoroti papan reklame rusak di depan swalayan UMKM, yang tampak hanya menyisakan dua plat besi sebagai tumpuan spanduk. Parahnya lagi, bagian atas reklame tersebut masih memajang foto Bupati dan Wakil Bupati Kotim yang kini hanya tersisa bagian atas karena rusak.

“Memang kalau yang di depan swalayan UMKM itu posisinya tidak terlalu membahayakan, namun itu merusak pemandangan kota. Kalau dibiarkan begitu saja, kesannya pemerintah tidak peduli dengan estetika,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/y)