BORNEONEWS, Sampit – U-turn atau putaran balik di Jalan HM Arsyad, tepatnya di depan Jalan Teratai IV, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali menelan korban. Titik ini disebut warga sebagai jalur maut karena sering menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas.
Peristiwa terbaru terjadi pada Senin, 3 November 2025. Bahkan, beberapa hari sebelumnya, seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi mengungkapkan bahwa kecelakaan serupa sempat merenggut nyawa pengendara.
“Kecelakaan di sini sudah sering. Bahkan dalam sebulan bisa lebih dari lima kali. Kami sudah berkali-kali menyuarakan agar U-turn ini ditutup atau ditata ulang, tapi belum ada tanggapan dari pemerintah,” ujar Sari, salah satu warga setempat, Senin, 3 November 2025.
Warga menilai, posisi U-turn yang terlalu dekat dengan mulut gang dan padatnya arus lalu lintas membuat jalur ini sangat berisiko. Banyak pengendara yang akhirnya memilih memotong jalur cepat atau bahkan melawan arus untuk menghindari putaran yang terlalu jauh, sehingga meningkatkan potensi tabrakan.
Warga berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur melalui Dinas Perhubungan (Dishub) segera turun tangan untuk mengevaluasi dan menata ulang U-turn tersebut. Langkah penutupan atau rekayasa lalu lintas di titik rawan ini dinilai perlu segera dilakukan demi keselamatan pengguna jalan. (DEWI PATMALASARI/y)









