SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Warga kembali mengeluhkan kondisi Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di sekitar Bundaran Balanga, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang kerap terjadi tumpahan solar. Jalan licin akibat tumpahan bahan bakar tersebut sering memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Peristiwa terbaru terjadi pada Senin sore, 3 November 2025, ketika tumpahan solar kembali melumuri badan jalan dan menyebabkan beberapa pengendara terjatuh.

Salah satu warga sekitar, Diana, mengatakan kecelakaan itu menimpa seorang pegawai ASN dan siswi pelajar perempuan yang melintas di lokasi tersebut.

“Kasihan tadi ada bapak-bapak ASN dan adik pelajar perempuan terjatuh karena jalan sangat licin,” ujar Diana.

Ia menyebut, kemungkinan korban terjatuh lebih banyak karena tumpahan solar cukup panjang.

"Setelah beberapa orang jatuh, warga berinisiatif menutup tumpahan solar dengan pasir dari bundaran sampai depan kantor Disbudpar, tapi arah selanjutnya itu masih panjang," tandasnya.

Warga lainnya Fajar mengungkapkan, kejadian serupa sering terjadi di sekitar lokasi yang sama. Ia bahkan pernah menjadi korban beberapa bulan lalu.

“Agustus lalu saya juga jatuh di situ, sampai kaki saya cedera. Memang di jalur itu sering ada tumpahan solar. Jalan ini memang jalur kendaraan angkutan berat. Tapi saya tidak tahu pasti dari mana sumber solar yang berceceran ini,” pungkas Fajar. (DEWI PATMALASARI/Y)