PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Identitas jenazah seorang pria yang tewas diduga bunuh diri di Gerbang Bundaran Pangkalan Lima, Jalan Ahmad Yani, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa, 4 November 2025 pagi sekitar pukul 06.19 WIB terungkap.

Kapolsek Arut Selatan AKP Ratno menjelaskan, setelah penyelidikan anggotanya dilapangan, korban diketahui berinisial LG, berusia 44 tahun, warga Kecamatan Arut Selatan (Arsel).

“Setelah anggota kami tiba di lokasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban ditemukan diduga bunuh diri. Posisi korban berada di bawah tulisan “Pangkalan Bun” pada bagian luar gerbang taman bundaran.

“Korban menggunakan kaos biru, berambut ikal, tinggi sekitar 161 sentimeter, memiliki tato di lengan kiri, dan memakai gelang kayu di tangan kanan,” jelas Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang kebetulan melintas usai joging pagi. Saksi kemudian memberitahukan hal tersebut kepada orang tuanya dan selanjutnya dilaporkan ke ketua RT serta pihak kepolisian.

“Begitu mendapat laporan, anggota kami langsung ke lokasi untuk mengamankan TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun,” jelas Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, korban diduga mengalami depresi sebelum ditemukan meninggal dunia. Dugaan itu diperkuat dengan riwayat kejadian 2 hari sebelumnya, ketika korban sempat ditemukan dalam kondisi lemas dan mulut berbusa di Jalan Ahmad Yani, RT 31 Kelurahan Baru.

“Pada Minggu malam, 2 November 2025 sekitar pukul 19.00 WIB, korban sempat dirawat di rumah sakit karena ditemukan tergeletak dengan kondisi mulut berbusa. Dugaan sementara, korban mengalami tekanan mental yang berujung pada tindakan bunuh diri,” jelas Kapolsek.

Meski demikian, lanjut Kapolsek, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Kami tetap menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak rumah sakit. Untuk sementara, kami simpulkan korban meninggal dunia akibat bunuh diri. Namun penyelidikan tetap kami lanjutkan. Jenazah  korban kini berada di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk proses pemeriksaan lanjutan, sementara lokasi kejadian telah diamankan guna kepentingan penyelidikan," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/H)